ADC

ADC





SENSOR

1. Tujuan [kembali]

  1.   Mengetahu prinsip kerja ADC
  2. Mengetahui Prinsip Kerja Lm35
  3.   Mengetahui karakteristik LCD
  4.   Bagaimana cara kerja sensor agar bisa berfungsi


2. Alat dan Bahan [kembali]
  1. PIC 18F45J10
  2. Button
  3. Crystal
  4. Seven Segment
  5. Resistor (potensiometer)
  6. Switch
  7. Jumper
  8. Kapasitor
  9. LM35
  10. LCD 16*2
  11. dll.
3. Dasar Teori [kembali]
1.    PIC18F45J10 adalah salah satu produk terbaru dari Microchip . Ini menampilkan semua komponen yang biasanya dimiliki mikrokontroler modern. Untuk harga murah, beragam aplikasi, kualitas tinggi dan ketersediaan yang mudah, ini adalah solusi ideal untuk aplikasi seperti: pengendalian berbagai proses di industri, perangkat kontrol mesin, pengukuran nilai yang berbeda, dll. Beberapa fitur utamanya adalah tercantum di bawah ini.
  • Arsitektur RISC
    • Hanya 35 petunjuk untuk belajar
    • Semua instruksi siklus tunggal kecuali cabang
  • Frekuensi operasi 0-20 MHz
  • Osilator internal presisi
    • Pabrik dikalibrasi
    • Rentang frekuensi perangkat lunak yang dipilih 8MHz sampai 31KHz
  • Power supply voltage 2.0-5.5V
    • Konsumsi: 220uA (2.0V, 4MHz), 11uA (2,0 V, 32 KHz) 50nA (mode siaga)
  • Hemat Daya Mode Tidur
  • Brown-out Reset (BOR) dengan pilihan kontrol perangkat lunak
  • 35 pin input / output
    • Sumber arus tinggi / sink untuk penggerak LED langsung
    • perangkat lunak dan resistor pull-up yang dapat diprogram secara individual
    • Pin Interrupt-on-Change
  • Memori ROM 8K dalam teknologi FLASH
    • Chip bisa diprogram ulang hingga 100.000 kali
  • Opsi Pemrograman Serial-Circuit
    • Chip yang bisa diprogram bahkan tertanam di perangkat target
  • Memori EEPROM 256 byte
    • Data bisa ditulis lebih dari 1.000.000 kali
  • 368 byte memori RAM
  • A / D converter:
    • 14 saluran
    • Resolusi 10 bit
  • 3 timer / counter independen
  • Pengatur waktu menonton anjing
  • Modul komparator analog dengan
    • Dua komparator analog
    • Referensi tegangan tetap (0.6V)
    • Referensi tegangan on-chip yang dapat diprogram
  • Kontrol kemudi output PWM
  • Modul USART yang disempurnakan
    • Mendukung RS-485, RS-232 dan LIN2.0
    • Auto-Baud Detect
  • Master Synchronous Serial Port (MSSP)
    • mendukung mode SPI dan I2C



2.       Kapasitor
                Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan arus listrik sementara  dalam bentuk muatan, selain itu kapasitor juga dapat digunakan sebagai penyaring frekuensi.
                Kapasitas untuk menyimpan kemampuan kapasitor dalam muatan listrik disebut Farad (F) sedangkan simbol dari kapasitor adalah C (kapasitor). 
                sebuah kapasitor pada dasarnya terbuat dari dua buah lempengan logam yang saling sejajar satu sama lain dan diantara kedua logam tersebut terdapat bahan isolator yang sering disebut dielektrik.

3.       Crystal
                Kristal digunakan pada rangkaian elektronika yang berhubungan dengan pembangkitan frekuensi baik itu frekuensi  tinggi, frekuensi suara, maupun frekuensi rendah.


4.       button
Push Button adalah saklar tekan yang berfungsi sebagai pemutus atau penyambung arus listrik dari sumber arus ke beban listrik. Suatu sistem saklar tekan push button terdiri dari saklar tekan start, stop reset dan saklar tekan untuk emergency.

  5. LM35
    Sensor suhu IC LM 35 merupkan chip IC produksi Natioanal Semiconductor yang berfungsi untuk mengetahui temperature suatu objek atau ruangan dalam bentuk besaran elektrik, atau dapat juga di definisikan sebagai komponen elektronika yang berfungsi untuk mengubah perubahan temperature yang diterima dalam perubahan besaran elektrik. Sensor suhu IC LM35 dapat mengubah perubahan temperature menjadi perubahan tegangan pada bagian outputnya. Sensor suhu IC LM35 membutuhkan sumber tegangan DC +5 volt dan konsumsi arus DC sebesar 60 µA dalam beroperasi. Bentuk fisik sensor suhu LM 35 merupakan chip IC dengan kemasan yang berfariasi, pada umumnya kemasan sensor suhu LM35 adalah kemasan TO-92.


4. Simulasi [kembali]



5. Program [kembali]

sbit LCD_RS at RD0_bit;
sbit LCD_RW at RC4_bit;
sbit LCD_EN at RD1_bit;
sbit LCD_D4 at RD2_bit;
sbit LCD_D5 at RD3_bit;
sbit LCD_D6 at RD4_bit;
sbit LCD_D7 at RD5_bit;                                                 //Pendeklarasian pin untuk LCD
sbit LCD_RS_Direction at TRISD0_bit;
sbit LCD_RW_Direction at TRISC4_bit;
sbit LCD_EN_Direction at TRISD1_bit;
sbit LCD_D4_Direction at TRISD2_bit;
sbit LCD_D5_Direction at TRISD3_bit;
sbit LCD_D6_Direction at TRISD4_bit;
sbit LCD_D7_Direction at TRISD5_bit;

void main() {
 TRISD=0X03;                                    // Port D0 dan D1 berfungsi sebagai input
  PORTD=0X00;                                   // Kondisi awal pada port D berkondisi low
  Lcd_Init();                                          // Deklarasi LCD
  Lcd_Cmd(_LCD_CLEAR);               //LCD diclear (dibersihkan)
  Lcd_Cmd(_LCD_CURSOR_OFF);   //Pada LCD tidak menampilkan kursor

  while(1)                                               //Kondisi perulangan
  {
    if(PORTE.RE0==0)                        //Apabila port D0 diberi kondisi HIGH
    {
      Lcd_Out(1,1,"Rangkaian");               //LCD akan menampilkan tulisan "Selamat"
    }
    if(PORTE.RE1==0)                        //Apabila port D1 diberi kondisi HIGH
    {
      Lcd_Out(2,1,"Analog Digital Converter");    //LCD akan menampilkan tulisan " Praktikum ^_^"
    }
  }

}
 

6. Video [kembali]



7. Link Download [kembali]
    Rangkaian [Download]
    Program [Download]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar